PT Ananta Agri Nusa memasok sapu gelagah berkualitas ekspor dari Pemalang ke pembeli di Jepang, Korea Selatan, dan Pakistan — dengan penelusuran asal bahan baku dan kendali mutu di setiap tahap.
PT Ananta Agri Nusa supplies export-grade grass brooms from Pemalang to buyers in Japan, South Korea, and Pakistan — with traceable sourcing and quality control at every stage.
PT Ananta Agri Nusaは、プマラン産の輸出品質ホウキグラス(ガラガ)ほうきを、日本・韓国・パキスタンのお客様へお届けしています。原料の産地から出荷まで、全工程でトレーサビリティと品質管理を徹底しています。
PT Ananta Agri Nusa adalah perusahaan ekspor dan trading yang berbasis di Jakarta, dengan jaringan sumber bahan baku di sentra sapu gelagah Pemalang, Jawa Tengah. Kami membangun rantai pasok yang transparan — dari petani gelagah, proses finishing, hingga pengemasan ekspor — agar pembeli internasional mendapat produk yang konsisten kualitasnya dan tertelusuri asalnya.
Bahan baku sapu gelagah berasal dari rumput Thysanolaena maxima yang tumbuh liar di dataran tinggi Jawa Tengah, dipanen dan diolah oleh pengrajin lokal secara turun-temurun. Fokus jangka panjang kami adalah membangun PT Ananta Agri Nusa sebagai mitra ekspor tepercaya untuk komoditas agrikultur Indonesia, dimulai dari sapu gelagah dan berkembang ke vanili serta produk agrikultur lainnya.
PT Ananta Agri Nusa is a Jakarta-based export and trading company, sourcing directly from the grass-broom production center of Pemalang in Central Java. We build a transparent supply chain — from grower, to finishing, to export packing — so international buyers receive a product that is consistent in quality and traceable in origin.
Our raw material comes from Thysanolaena maxima, a wild grass grown in the highlands of Central Java and harvested and processed by local artisans through generations of craft. Our long-term focus is to build PT Ananta Agri Nusa into a trusted export partner for Indonesian agricultural commodities — starting with grass brooms, and expanding into vanilla and other agri products.
PT Ananta Agri Nusaは、ジャカルタを拠点とする輸出商社です。中部ジャワ・プマランのガラガほうき生産地に自社の調達ネットワークを持ち、生産者から仕上げ加工、輸出梱包まで透明性の高いサプライチェーンを構築しています。海外のお客様に、品質が安定し産地までトレース可能な製品をお届けすることを大切にしています。
原料は中部ジャワの高地に自生するホウキグラス(Thysanolaena maxima)で、地元職人が代々受け継いできた技術で収穫・加工しています。当社の長期的な目標は、ガラガほうきを起点に、将来的にはバニラなど他の農産品にも展開しながら、インドネシア産農産品の輸出における信頼できるパートナーとなることです。
Sarjana Teknik Industri, mendirikan dan memimpin PT Ananta Agri Nusa dengan pendekatan berbasis data — mulai dari kalkulasi harga FOB, kontrol mutu di lapangan, hingga strategi masuk pasar Jepang, Korea Selatan, dan Pakistan.
A graduate in Industrial Engineering, founder and lead of PT Ananta Agri Nusa with a data-driven approach — from FOB pricing calculations, to field quality control, to market entry strategy for Japan, South Korea, and Pakistan.
工業工学専攻の学位を持ち、データに基づくアプローチでPT Ananta Agri Nusaを設立・経営しています。FOB価格の算出から現場での品質管理、日本・韓国・パキスタン市場への参入戦略まで、自ら統括しています。
Sapu gelagah dari batang bunga Thysanolaena maxima yang dikeringkan, diikat, dan diselesaikan secara manual — tersedia dalam lima model, dipilih sesuai standar kelembapan dan panjang serat untuk pasar ekspor.
Grass brooms made from dried, hand-bundled Thysanolaena maxima flower stalks — available in five models, graded by moisture content and fiber length to meet export standards.
ホウキグラス(Thysanolaena maxima)の花茎を乾燥・結束し、手作業で仕上げたほうきです。含水率と繊維の長さに応じて格付けした5種類のモデルを、輸出規格に沿ってご用意しています。
Terbuat murni dari bunga gelagah, menghasilkan serat yang halus namun tetap kuat dan tahan lama dibanding sapu berbahan sintetis.
Made purely from broom-grass flower, resulting in fiber that is fine yet strong and long-lasting compared to synthetic brooms.
100%天然のホウキグラスの花穂のみを使用。繊細でありながら丈夫で、合成素材のほうきより耐久性に優れています。
Serat lembutnya tidak menggores atau merusak permukaan lantai kayu maupun parket — cocok untuk rumah dan ruang premium yang menghindari sapu berbulu keras.
Its soft fiber does not scratch or damage wood or parquet flooring — ideal for homes and premium spaces that avoid stiff-bristled brooms.
柔らかな繊維が木製床やフローリングを傷つけません。硬い毛のほうきを避けたいご家庭や高級空間にも最適です。
Bentuk kipas dan kerapatan seratnya efektif mengangkat debu halus, sehingga lantai lebih cepat dan mudah dibersihkan setiap hari.
Its fan shape and fiber density effectively lift fine dust, making daily floor cleaning faster and easier.
扇形の形状と密な繊維構造により、細かいホコリを効果的に集めます。毎日の掃除がより速く、簡単になります。





| Bahan Baku | Raw Material | Batang bunga gelagahBroom-grass flower stalk (Thysanolaena maxima) |
| Tangkai | Handle | Bambu AncuiAncui Bamboo (Gigantochloa atroviolacea) |
| HS Code | 9603.10.00 | |
| Kadar Air | Moisture Content | ≤ 14% |
| Sertifikasi | Certification | Phytosanitary, Fumigasi (Methyl Bromide/Phosphine), SKA/Certificate of OriginPhytosanitary, Fumigation (Methyl Bromide/Phosphine), Certificate of Origin |
| Pengemasan | Packaging | Diikat bundel (±15×15×120 cm) dengan tali pengikat standar, atau dikarton (12 pcs/karton) di atas palet kayu ber-ISPM 15Standard-tied bundles (approx. 15×15×120 cm), or boxed in export cartons (12 pcs/carton) on ISPM-15 fumigated wooden pallets |
| Kapasitas Produksi | Production Capacity | 25.000–30.000 pcs/bulan (setara ±2–3 kontainer 20ft)25,000–30,000 pcs/month (equivalent to ±2–3 x 20ft containers) |
| Kapasitas per Kontainer | Capacity per Container | ±12.000 pcs tanpa karton (bundel) · ±9.800–10.400 pcs dengan karton±12,000 pcs unboxed (bundled) · ±9,800–10,400 pcs boxed in cartons / 20ft FCL / 20ft FCL |
| *Estimasi berdasarkan volume kontainer 20ft (33 CBM) dan data forwarder — dapat bervariasi sesuai teknik penyusunan. | ||
| *Estimate based on 20ft container volume (33 CBM) and forwarder data — may vary by stowage method. | ||
| Incoterm | FOB Tanjung Priok (CIF/CFR tersedia atas permintaan)FOB Tanjung Priok (CIF/CFR available upon request) | |
Bahan baku dipanen liar dari alam — bebas pestisida dan organik — lalu melalui proses tradisional para pengrajin hingga siap naik kontainer.
Wild-harvested from nature — pesticide-free and organic — then shaped by traditional artisan craft, all the way to the container.
Bunga gelagah (Thysanolaena maxima) dipanen liar (wild-harvested) dari hutan Perhutani maupun perkebunan rakyat desa di sekitar wilayah Pemalang saat sudah matang sempurna — bebas pestisida dan organik.
Broom-grass flowers (Thysanolaena maxima) are wild-harvested from both Perhutani forest land and village smallholder plantations around the Pemalang area once fully matured — pesticide-free and organic.
Gelagah yang baru dipetik segera dijemur langsung di bawah matahari selama 2–3 hari untuk menurunkan kadar air hingga di bawah 12–15% — kunci agar sapu tidak berjamur selama berminggu-minggu di kontainer.
Freshly picked grass is immediately sun-dried for 2–3 days to bring moisture content below 12–15% — essential to prevent mold during weeks at sea.
Biji-biji halus yang menempel dibuang agar tidak rontok saat digunakan (sangat penting untuk pasar Jepang), lalu gelagah disortir berdasarkan panjang dan kualitas serat — yang terbaik dipakai untuk model Premium.
Fine seeds are removed to prevent shedding during use (critical for the Japanese market), then fibers are graded by length and quality — the longest and cleanest reserved for the Premium line.
Pengrajin di Majalangu menganyam serat pada bagian pangkal — model Ekonomis (anyaman sederhana namun kuat) dan Premium/SMS-JARI JARI-TEMPEL (anyaman artistik berketelitian tinggi, ciri khas handmade perfection).
Artisans in Majalangu hand-weave the fiber base — Economy grade (simple, sturdy weave) and Premium "SMS-JARI JARI-TEMPEL" grade (intricate artistic weaving, true handmade craftsmanship).
Gagang menggunakan Bambu Ancui / bambu tali (Gigantochloa atroviolacea) yang telah dihaluskan, atau kayu — diikat kuat ke pangkal gelagah dengan tali plastik berkualitas untuk kesan lebih natural. Dipastikan tidak ada goyangan antara kepala sapu dan gagang.
Handles use smoothed Ancui bamboo / rope bamboo (Gigantochloa atroviolacea), or wood — firmly bound to the grass base with quality plastic cord for a more natural finish. Checked to ensure zero wobble between head and handle.
Ujung sapu dipotong rata menggunakan gunting besar agar terlihat rapi dan simetris, lalu dibersihkan dari sisa serat yang mencuat atau kotoran yang menempel.
Broom ends are trimmed flat and symmetrical with large shears, then cleaned of any loose fibers or residual debris.
Setiap sapu diperiksa satu per satu dengan uji kekuatan — digoyang untuk memastikan tidak ada lidi yang rontok; jika ada, unit tersebut ditolak. Untuk ekspor, dilanjutkan fumigasi guna mematikan serangga atau kutu yang mungkin terbawa dari hutan.
Every broom is individually inspected with a shake test — any shedding fiber means the unit is rejected. Export units then undergo fumigation to eliminate any insects carried from the forest.
Untuk pasar Jepang/Eropa, setiap sapu dibungkus kertas kraft atau plastik tipis agar seratnya tidak rusak, dimasukkan ke kardus (Premium) atau diikat per 50 pcs dalam karung (Ekonomis) — dengan silica gel wajib untuk menyerap kelembapan selama pelayaran.
For the Japan/Europe market, each broom is wrapped in kraft paper or thin plastic to protect the fiber, then boxed (Premium) or bundled 50 pcs per sack (Economy) — with silica gel always included to absorb moisture at sea.
Barang disusun rapi di dalam kontainer dengan metode selang-seling (kepala bertemu gagang) untuk memaksimalkan kapasitas ruang — ±12.000 pcs tanpa karton (bundel) atau ±9.800–10.400 pcs dengan karton per kontainer 20ft.
Units are stacked in the container using an interlocking head-to-handle method to maximize capacity — ±12,000 pcs unboxed (bundled) or ±9,800–10,400 pcs boxed in cartons per 20ft container.
Pasar bernilai tinggi dengan standar kualitas ketat; diferensiasi lewat asal-usul alami dan ketertelusuran.
A high-value market with strict quality expectations; differentiated through natural origin and traceability.
Target masuk tahap kedua, 6–12 bulan setelah konsolidasi pasar Jepang.
Second-phase market entry, 6–12 months after consolidating in Japan.
Posisi Indonesia mendekati monopoli sebagai pemasok utama.
Indonesia holds a near-monopoly supplier position in this market.
Setelah sapu gelagah mencatat repeat order yang stabil, kami berencana memperluas portofolio agrikultur ke vanili — memperkuat posisi PT Ananta Agri Nusa sebagai mitra ekspor komoditas Indonesia. HS Code 0905.10.
Following stable repeat orders on grass brooms, we plan to expand our agricultural portfolio into vanilla — strengthening PT Ananta Agri Nusa's position as an Indonesian commodity export partner. HS Code 0905.10.
1.000 pcs per model. Beberapa model dapat dicampur dalam satu order selama total memenuhi MOQ.
1,000 pcs per model. Multiple models can be mixed within one order as long as the total meets MOQ.
Tergantung jumlah order, dihitung sejak PO dan uang muka (DP) diterima sampai barang siap kirim di gudang (belum termasuk waktu naik kapal):
Depends on order size, counted from PO and deposit received until goods are ready at our warehouse (not including vessel loading time):
| 1.000 – 4.999 pcs | 1,000 – 4,999 pcs | 2–3 mingguweeks |
| 5.000 – 11.999 pcs (~1 kontainer) | 5,000 – 11,999 pcs (~1 container) | 3–4 mingguweeks |
| 12.000 pcs ke atas | 12,000 pcs and above | 4–6 mingguweeks |
*Belum termasuk waktu pengurusan dokumen ekspor dan jadwal kapal (±1–2 minggu tambahan sampai barang naik kapal).
*Excludes export documentation processing and vessel schedule (±1–2 additional weeks until goods are on board).
Bisa. Sample kami sediakan gratis — buyer hanya menanggung ongkos kirim (kurir internasional seperti DHL/FedEx).
Yes. Samples are provided free of charge — buyers only cover the shipping cost (international courier such as DHL/FedEx).
Bisa. Karena percetakan kemasan/label custom dikoordinasikan per pesanan (bukan stok siap pakai), akan ada tambahan waktu di luar lead time standar 3–4 minggu. Hubungi kami untuk MOQ khusus, detail, dan estimasi waktu.
Yes. Since custom packaging/label printing is coordinated per order (not readily stocked), this adds time beyond our standard 3–4 week lead time. Contact us for special MOQ, details, and timeline.
Ya, CIF dan CFR tersedia atas permintaan — hubungi kami dengan pelabuhan tujuan Anda untuk penawaran harga.
Yes, CIF and CFR are available upon request — contact us with your destination port for a quote.
Standar kami T/T 30% uang muka (DP), 70% dilunasi sebelum pengiriman (sebelum B/L diterbitkan). Skema lain dapat didiskusikan untuk buyer repeat order.
Our standard is T/T 30% deposit, 70% before delivery (before B/L release). Other arrangements can be discussed for repeat-order buyers.
Kami menerapkan kebijakan klaim kualitas: laporkan dalam 14 hari sejak barang diterima disertai foto/video bukti kerusakan. Unit yang terbukti cacat dikompensasi Rp 2.500/pcs (maks. 3% dari total pcs per pengiriman), umumnya dalam bentuk potongan di order berikutnya. Setiap sapu sudah melalui uji kekuatan manual sebelum dikemas untuk meminimalkan risiko ini.
We apply a quality claim policy: report within 14 days of receipt with photo/video evidence of the defect. Verified defective units are compensated at Rp 2,500/pcs (max. 3% of total pcs per shipment), typically as a credit on the next order. Every broom undergoes a manual strength test before packing to minimize this risk.
Kirim spesifikasi kebutuhan Anda, dan tim kami akan membalas dengan penawaran FOB dalam 2x24 jam kerja.
Send us your requirements, and our team will respond with an FOB offer within 2 business days.